ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas akan menggelar kegiatan “Silaturahmi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian untuk periode 20 Februari 2025-20 Februari 2026”. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas diwajibkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Informasi pelaksanaan acara diketahui dari surat undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas yang dibagikan ke Grup WhatsApp Pers Anambas Jaya, Rabu (25/2/2026). Grup tersebut beranggotakan jurnalis dari berbagai media yang memiliki perwakilan atau biro di Anambas, yang difasilitasi oleh Diskominfotik sebagai saluran resmi penyebaran informasi pemerintah daerah.
Berdasarkan salinan surat yang diperoleh media, undangan bernomor 400.8.2.2/29/S.BKPSDM/UND/02/2026 itu ditandatangani Sekretaris Daerah, Sahtiar. Surat bersifat biasa dengan lampiran tiga lembar dan ditujukan kepada pihak-pihak terkait sebagaimana daftar terlampir.
Kegiatan silaturahmi akan digelar di Masjid Agung Baitul Makmur. Dalam catatan undangan ditegaskan bahwa kehadiran ASN akan dipantau melalui presensi datang dan pulang menggunakan aplikasi GPSMapCamera atau sejenisnya.
Tembusan surat disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas. Silaturahmi ini menjadi ruang konsolidasi internal birokrasi sekaligus penguatan komitmen ASN dalam mendukung arah pembangunan daerah ke depan.
Capaian Program dan Realisasi Janji Politik Setahun Aneng-Raja Bayu
Satu tahun kepemimpinan Bupati Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah program prioritas yang dijanjikan saat Pilkada 2024 mulai direalisasikan, dengan fokus pada penguatan keuangan daerah, pelayanan dasar, dan konektivitas wilayah kepulauan.
Pada tahun pertama, pemerintah menuntaskan konsolidasi birokrasi serta menyelesaikan utang lebih dari Rp95 miliar. Sebanyak 2.938 PPPK dilantik untuk memperkuat pelayanan publik, disertai pembayaran TPP ASN yang sempat tertunggak.
Di sektor kesehatan, anggaran Rp186 miliar dari APBN untuk pembangunan RSUD Tipe C Tarempa berhasil diamankan, diikuti penambahan tenaga medis dan dokter spesialis. Sementara di bidang pendidikan, telah merealisasikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP, serta memboyong Rp208 miliar dari APBN untuk program Sekolah Rakyat.
Pembangunan infrastruktur dan konektivitas juga terus digerakkan melalui peningkatan ruas jalan strategis dan fasilitas umum. Serta dukungan bagi kesejahteraan nelayan dan petani.
Termasuk pemerataan listrik PLN di pelosok pulau. Meski masih ada 241 rumah tangga belum teraliri setrum, namun rasio elektrifikasi telah mencapai 98,21 persen. Berdasarkan data Pemkab Anambas, realisasi APBN 2025 untuk pembangunan daerah mencapai Rp433 miliar.
(red)











