Wabup Anambas Minta Percepatan Perbaikan Sinyal di Daerah Terpencil

Anambas494 Dilihat

JAKARTA – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, menghadiri Rapat Koordinasi Palapa Ring Barat di Gedung GKM Cikini, Jakarta, Senin (1/9/2025). Ia didampingi Sekda Anambas, Sahtiar, dan Kepala Dinas Kominfotik, Japrizal.

Rapat tersebut membahas kondisi jaringan telekomunikasi di wilayah barat Indonesia, termasuk Kepulauan Anambas. Dalam forum ini terungkap bahwa masih banyak desa di Anambas yang menghadapi kendala sinyal lemah bahkan blankspot.

Di Kecamatan Siantan Timur, hampir seluruh desa masih terkendala sinyal. Hal serupa juga dirasakan warga Desa Tarempa Selatan (Kecamatan Siantan), serta Desa Air Bini dan Desa Tiangau (Kecamatan Siantan Selatan). Sementara itu, wilayah Kiabu, Mengkait, Telaga, dan Telaga Kecil juga dilaporkan belum menikmati kualitas jaringan yang memadai.

Kondisi paling krusial terjadi di Teluk Durian yang hingga kini masih mengalami blankspot. Namun, wilayah ini ditargetkan dapat segera terhubung dengan jaringan XL pada tahun ini.

“Anambas harus merdeka sinyal. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera diwujudkan,” tegas Raja Bayu di hadapan peserta rapat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Palapa Ring Barat dan penyedia layanan telekomunikasi seperti Telkomsel maupun XL untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas jaringan. Harapannya, seluruh kecamatan di Anambas dapat menikmati akses komunikasi yang stabil dan merata.

Sebagai informasi, Palapa Ring Barat merupakan bagian dari proyek nasional Palapa Ring, yakni pembangunan jaringan serat optik dari barat hingga timur Indonesia. Infrastruktur ini bertujuan menghadirkan internet cepat dan stabil hingga ke daerah terpencil, sekaligus menekan kesenjangan digital antara perkotaan dan wilayah kepulauan terluar seperti Anambas.

Pemerintah daerah berharap, melalui rapat koordinasi ini, pembangunan jaringan tidak hanya berpusat di kota-kota besar, melainkan benar-benar menjangkau masyarakat di pulau-pulau kecil. Dengan begitu, Anambas dapat sejajar dengan daerah lain dalam akses teknologi informasi.

(Latif/Anambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *