TANJUNGPINANG – Bantuan Pangan Pemerintah Tahap I Alokasi Juni – Juli 2025, di wilayah Tanjungpinang mulai disalurkan kepada masyarakat. Peluncuran bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Lis Darmansyah, di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Kamis (17/7).
Launching penyerahan bantuan pangan ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Tanjungpinang bersama Perum Bulog. Bantuan pangan berupa beras akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lis menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Pemerintah terus berkomitmen untuk mendampingi dan membantu keluarga penerima manfaat melalui berbagai program yang tepat sasaran,” kata Lis dalam keterangannya, dikutip dari rilis Prokopim, Jumat (18/7/2025).
Lis menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah menyusun sistem digitalisasi pendataan masyarakat penerima bantuan, guna mewujudkan proses penyaluran yang lebih akurat, transparan, dan efisien.
“Tercatat, bantuan ini akan disalurkan kepada sekitar 7.400 penerima manfaat, masing-masing akan menerima beras sebanyak 20 kilogram,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tanjungpinang menjadi daerah pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang telah melaksanakan penyaluran bantuan pangan tahap I tahun 2025.
“Bulog sebagai operator dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berperan untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat dan menyeluruh. Kami siap membantu pelaksanaan teknis di lapangan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, para camat dan lurah, serta perwakilan dari keluarga penerima manfaat. Diharapkan, program ini dapat meringankan beban masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Tanjungpinang.
(red)






