Lis Tepati Janji, Lapangan Pamedan Tanjungpinang Akan Disulap Jadi Taman Lansia

Tanjungpinang425 Dilihat

TANJUNGPINANG – Lapangan Pamedan Ahmad Yani, yang selama ini menjadi panggung berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, bakal berubah wajah. Tahun depan, ruang terbuka hijau di jantung Kota Tanjungpinang itu akan disulap menjadi Taman Lansia dan Anak, sebagai ruang teduh bagi warga lanjut usia dan tempat bermain bagi anak-anak.

Kabar rencana ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, Kamis (23/10). Ia menyebutkan, proyek tersebut sudah masuk dalam rencana pembangunan tahun anggaran 2026.

“Pembangunan taman lansia ini untuk mengakomodasi kebutuhan peningkatan kesehatan fisik, rekreasi, dan mental warga lanjut usia serta anak-anak,” ujar Teguh dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang, Jumat (24/10/2025).

Pemerintah Kota Tanjungpinang menilai Lapangan Pamedan A. Yani memiliki lokasi strategis dan karakter ruang yang cocok untuk dialihfungsikan menjadi taman tematik. Dengan perubahan fungsi itu, kata Teguh, berbagai kegiatan rutin, dari upacara, pameran, hingga konser rakyat, tak lagi bisa digelar di tempat itu.

Kadis Kominfo Tanjungpinang, Teguh Susanto. ft: pemko tpi

“Pamedan akan kita desain ulang agar ramah bagi lansia dan anak-anak. Paving block diganti dengan hamparan rumput dan taman. Panggung hiburan dan lapangan basket akan dibongkar, sementara jalan lingkar di dalamnya difungsikan sebagai area parkir,” kata Teguh.

Gagasan pembangunan taman lansia merupakan ide Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang diungkapkan pada masa kampanye Pilkada 2024. Lis berpandangan, bahwa kota yang sehat bukan hanya ditandai dengan gedung dan jalan baru, tetapi juga ruang publik yang ramah bagi semua usia.

“Lansia berhak atas akses yang layak terhadap layanan kesehatan, sosial, dan informasi. Ruang publik seperti taman menjadi sarana penting untuk itu,” ujar Teguh mengungkapkan pandangan Wali Kota Lis.

Sejauh ini, Tanjungpinang memang belum memiliki taman khusus bagi warga usia lanjut. Karena itu, konsep Taman Lansia dan Anak di Pamedan diharapkan menjadi model baru ruang publik yang inklusif, tempat para orang tua berolahraga ringan atau sekadar berbincang di bawah rindang pohon, sementara cucu-cucu mereka bermain tak jauh di sisi lain taman.

Rencana detail proyek ini sedang disusun. Pemko menyebutkan, fungsi sosial Pamedan tidak akan hilang, hanya berpindah. “Kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan akan kita alihkan ke lokasi baru di wilayah Tanjungpinang Timur,” tutur Teguh.

Jika semua berjalan sesuai rencana, dalam waktu dekat Pamedan Ahmad Yani bukan lagi sekadar lapangan seremonial, melainkan taman kehidupan bagi para lansia untuk menikmati kegembiraan di masa usia senja.

(tr/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *