TP PKK Tanjungpinang-IKKT Kogabwilhan I Kolaborasi Pengelolaan Limbah dan Sampah

Tanjungpinang80 Dilihat

TANJUNGPINANG – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menerima kunjungan Ketua IKKT Pragati Widianggi Cabang BS Kogabwilhan I, Mia Kunto Arief Wibowo, dalam rangka membahas pengelolaan air, limbah, dan sampah secara berkelanjutan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, dan berlangsung di Tanjung Siambang, Kelurahan Dompak, Selasa (7/4/2026).

Mia Kunto Arief Wibowo menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman sekaligus bertukar gagasan terkait pengelolaan lingkungan hidup.

“Kami ingin saling bertukar ide, khususnya dalam pengelolaan limbah dan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketertarikannya pada bidang lingkungan hidup telah dimulai sejak 2015, dengan berbagai inovasi yang dikembangkan, mulai dari pemanfaatan gen hayati hingga teknologi berbasis mikroba untuk mendukung sektor lingkungan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

“Pengelolaan air, limbah, dan sampah merupakan tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Weni, TP PKK memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat hingga tingkat keluarga melalui jaringan dasawisma.

“Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dan pola hidup bersih harus terus digalakkan. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan melalui berbagai program, seperti pengelolaan persampahan, pengendalian pencemaran, serta penyediaan sarana pendukung.

“Kami juga terbuka terhadap berbagai inovasi, termasuk penerapan teknologi berbasis mikroba melalui kerja sama ke depan,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *