Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Gubernur Kepri Minta Tambahan Armada ke Kemenhub

Kepri358 Dilihat

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menunjukkan perhatian serius terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Ia ingin memastikan masyarakat Kepri dapat pulang ke kampung halaman dengan tenang, tanpa rasa cemas kehabisan tiket kapal atau terjebak dalam kepadatan penumpang.

Sebagai bentuk kepedulian itu, Gubernur Ansar secara langsung meminta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menambah armada kapal penyeberangan, termasuk dukungan kapal dari unsur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026.

Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor B/100.3.12.4/199.1/DISHUB-SET/2026 yang ditujukan kepada Direktur Perhubungan Laut, serta surat bernomor B/100.3.12.4/199.2/DISHBB-SET/2026 kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat tertanggal 16 Maret 2026.

Langkah cepat ini tidak lepas dari hasil pemantauan langsung Gubernur Ansar di sejumlah pelabuhan. Ia turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil pergerakan penumpang, termasuk saat meninjau keberangkatan KM Kelud tujuan Belawan di Pelabuhan Bintang Persada 99 Batu Ampar, Batam. Dari hasil tinjauan tersebut, Ansar menangkap adanya potensi lonjakan signifikan yang perlu diantisipasi sejak dini.

Dengan pendekatan yang responsif, Ansar meminta agar kapal KPLP Sarutama yang berada di Pangkalan Tanjunguban dapat diarahkan untuk melayani rute strategis Telaga Punggur Batam – Kuala Tungkal, Jambi. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat yang akan mudik.

“Penambahan armada ini kita upayakan agar masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan tidak perlu khawatir tidak mendapatkan kapal,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Senin (16/3/2026).

Selain itu, kepada Dirjen Perhubungan Darat, Ansar juga mengusulkan pengoperasian tambahan kapal KMP Burang untuk memperkuat layanan pada rute yang sama, terutama saat puncak arus mudik dan arus balik.

Menurut Ansar, kehadiran armada tambahan bukan hanya soal kapasitas angkut, tetapi juga bagian dari upaya menjamin keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi laut di wilayah Kepulauan Riau.

Seluruh langkah ini telah dikoordinasikan dengan KSOP Batam dan BPTD Kepri, serta mendapat dukungan dari unsur TNI dan Polri. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menghadirkan mudik yang lancar dan minim risiko.

Dengan berbagai upaya tersebut, Gubernur Ansar berharap masyarakat Kepri dapat menjalani tradisi mudik Lebaran dengan rasa aman dan penuh kenyamanan, tanpa dihantui kekhawatiran akan keterbatasan transportasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *