Kepri Raih Terbaik II Pengelolaan Sampah Regional Sumatera, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar

Kepri26 Dilihat

KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali meraih prestasi di tingkat regional. Kepri ditetapkan sebagai Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam kegiatan yang digelar di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026).

Atas capaian tersebut, Pemprov Kepri menerima apresiasi berupa insentif sebesar Rp1,5 miliar dari Kementerian Dalam Negeri.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sumatera merupakan bentuk penghargaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja dan komitmen dalam mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, serta layak huni.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi motivasi bagi Pemprov Kepri untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pembangunan dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ansar.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata hasil kerja pemerintah daerah, melainkan buah dari kolaborasi pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.

Dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Pemprov Kepri terus mendorong gerakan gotong royong yang dilaksanakan secara rutin melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Pengelolaan sampah dan lingkungan asri merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, gotong royong terus kita dorong agar menjadi gerakan bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Selain sektor lingkungan, Pemprov Kepri juga terus menjalankan sejumlah program strategis di bidang pendidikan dan kesehatan. Di antaranya Sekolah Rakyat, beasiswa, bantuan transportasi darat dan laut bagi siswa, SPP gratis, serta pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

Di bidang kesehatan, program yang dijalankan meliputi rumah singgah, ambulans laut, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani, hingga beasiswa dokter spesialis dan subspesialis.

Pemprov Kepri juga mendukung program 3 Juta Rumah. Hingga saat ini, sebanyak 9.739 unit rumah telah terealisasi di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Ansar mengatakan, posisi Kepri sebagai wilayah perbatasan sekaligus gerbang Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan pariwisata. Pada 2025, kunjungan wisatawan nusantara ke Kepri mencapai sekitar 4,2 juta, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar 2 juta kunjungan.

Menurutnya, kebersihan dan lingkungan yang asri menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik Kepri sebagai daerah tujuan wisata.

“Kepri memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia di kawasan perbatasan. Karena itu, kebersihan, lingkungan yang asri, pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan menjadi bagian penting dari pembangunan daerah,” ujarnya.

Ansar berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi pemerintah daerah di Regional Sumatera untuk terus meningkatkan inovasi, kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *