ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya dalam mendukung para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama di sekolah.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu, saat menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (13/10/2025), di Aula PLHUT Kemenag Anambas.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), perwakilan DPW AGPAII Provinsi Kepulauan Riau, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Raja Bayu menekankan pentingnya peran guru PAI sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.
“Guru Pendidikan Agama Islam punya peran besar dalam membentuk moral dan akhlak anak-anak kita. Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap langkah yang memperkuat nilai-nilai keagamaan di sekolah,” ujar Raja Bayu.
Pada kesempatan tersebut, Kepengurusan DPD AGPAII Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Ketua DPW AGPAII Kepri, Muhd. Hudawi, S.Ag., M.H.. Dalam struktur kepengurusan, Nuri Zulmiani dipercaya sebagai Ketua, Febri Wahyudi sebagai Sekretaris, dan Nurhasanah menjabat Bendahara.
Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan asesmen tuntas baca Al-Qur’an dan penilaian moderasi beragama bagi guru serta pengawas PAI se-Kabupaten Anambas.
Ketua DPD AGPAII Anambas, Nuri Zulmiani, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal AGPAII dalam memperkuat kompetensi dan komitmen para pendidik agama.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pembelajaran agama sekaligus menumbuhkan semangat moderasi beragama di sekolah,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan para pendidik agama, Raja Bayu berharap pendidikan Islam di Anambas mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter moderat, serta mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
(Latif/Anambas)












