Satpol PP Tanjungpinang Libatkan Posyandu untuk Pantau dan Deteksi Masalah Sosial Warga

Tanjungpinang7 Dilihat
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacub, saat menghadiri peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Kelurahan Bukit Cermin, Rabu (29/4/2026).SK

TANJUNGPINANG – Kader Posyandu di Kota Tanjungpinang kini didorong untuk tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga berperan aktif dalam mendeteksi dini potensi gangguan sosial serta menjaga ketertiban lingkungan.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacub, dalam peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Kelurahan Bukit Cermin, Rabu (29/4/2026).

Menurut Irwan, keberadaan kader Posyandu yang langsung bersentuhan dengan masyarakat menjadikan mereka memiliki posisi strategis dalam memantau dinamika sosial di lingkungan sekitar.

Ia menilai kader dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mengidentifikasi berbagai potensi gangguan, termasuk aktivitas remaja dan pelajar yang berisiko melanggar ketertiban umum.

“Peran kader Posyandu diharapkan dapat membantu deteksi dini di lingkungan, seperti pelajar yang bolos sekolah, remaja yang berkeliaran hingga larut malam, maupun potensi gangguan sosial lainnya,” kata Irwan.

Selain itu, kader juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Irwan menegaskan, setiap temuan di lapangan diharapkan segera dilaporkan kepada pihak terkait, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun Satpol PP melalui layanan pengaduan WhatsApp 08117711950 untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan data Satpol PP Kota Tanjungpinang tahun 2025, tercatat 34 pelajar ditertibkan karena bolos sekolah dan berada di warung internet maupun fasilitas umum saat jam belajar.

Selain itu, sebanyak 10 pelajar juga ditemukan berada di ruang publik hingga larut malam, yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

Irwan menekankan bahwa keterlibatan masyarakat, termasuk kader Posyandu, menjadi kunci dalam upaya perlindungan anak sekaligus pencegahan gangguan keamanan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan kader dari tujuh Posyandu di Kelurahan Bukit Cermin turut berdialog guna memperkuat peran dan fungsi Posyandu di wilayah masing-masing.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *