KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melepas calon jemaah haji (CJH) kloter pertama Embarkasi Batam tahun 1447 H/2026 M di Aula Arafah II Asrama Haji Batam, Rabu (22/4/2026).
Dalam suasana khidmat, pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada petugas haji sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam melayani para tamu Allah.
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat istimewa sekaligus menjadi impian umat Muslim. Ia mengaku bangga atas tingginya antusiasme masyarakat Kepulauan Riau untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan rohani yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin,” ujar Ansar.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mengingat tantangan yang dihadapi cukup besar, mulai dari cuaca ekstrem di Arab Saudi hingga kondisi fisik selama perjalanan panjang, khususnya bagi jemaah lanjut usia.
Ansar menekankan pentingnya solidaritas antarjemaah serta peran aktif petugas dalam memberikan pelayanan maksimal. Ia memastikan seluruh unsur penyelenggara, mulai dari panitia, tenaga kesehatan, hingga aparat keamanan telah disiapkan secara optimal.
Pemerintah, lanjutnya, juga terus mendorong implementasi program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, guna memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.
Di Embarkasi Batam, layanan terpadu One Stop Service telah dioptimalkan untuk mempercepat proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi dokumen perjalanan dan biaya hidup (living cost), sehingga jemaah dapat beristirahat dengan cukup sebelum keberangkatan.
“Tidak boleh ada jemaah yang dilayani setengah hati. Terutama lansia, harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan,” tegasnya.
Ia juga menyebut berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi kendala teknis, termasuk potensi keterlambatan penerbangan. Tim petugas kloter, baik pembimbing ibadah maupun tenaga medis, dipastikan siaga mendampingi jemaah selama 24 jam.
Di akhir sambutannya, Ansar berpesan agar seluruh jemaah fokus beribadah serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.
“Doakan daerah kita, doakan Indonesia. Semoga seluruh jemaah kembali sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya.
Kloter pertama Embarkasi Batam terdiri dari jemaah asal Kabupaten Lingga sebanyak 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 145 orang, serta didampingi empat petugas.
Embarkasi Batam menjadi salah satu titik strategis keberangkatan jemaah haji yang melayani beberapa provinsi, di antaranya Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi.
Secara nasional, jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini mencapai sekitar 221.000 orang. Sementara itu, dari Embarkasi Batam tercatat sebanyak 10.945 jemaah yang terbagi dalam 25 kloter dan diberangkatkan menggunakan maskapai Saudia Airlines menuju Tanah Suci.
(red)











