Usai Widodo cs Cabut Dukungan ke Gerindra: Kami Tunggu Arahan Mas Oyon

Tanjungpinang
Widodo (kanan) dan Rachmad Susilo (kiri) saat di kantor KPU Tanjungpinang, penyerahan berkas pencabutan dukungan dari Gerindra, sebagai tembusan.

TANJUNGPINANG – Widodo cs resmi mencabut dukungan dari partai Gerindra. Pernyataan mundur dituangkan dalam sebuah surat yang disampaikan langsung ke Sekretariat DPC Gerindra Tanjungpinang, Rabu (3/8) kemarin.

Ada 184 orang yang menyatakan pencabutan dukungan dari Gerindra. Mereka adalah barisan massa Oyon, ex Bendahara DPC Gerindra Tanjungpinang, yang sebelumnya telah mundur dari pengurus maupun anggota partai. Widodo dan Rachmad Susilo sebagai koordinator untuk mewakili rekan-rekanya dalam penarikan dukungan ke Gerindra.

Mundurnya Oyon dari partai Gerindra, menjadi alasan dari ratusan orang warga Tanjungpinang itu yang sebelumnya telah bersedia gabung di Gerindra, dengan ditandai peyerahan data seperti photo dan foto copy KTP, untuk mencabut kembali dukungan ke Gerindra.

Widodo membenarkan alasan pencabutan dukungan itu, karena Oyon sudah resmi keluar dari Gerindra. Widodo mengaku ia dan teman-temanya mau bergabung ke Gerindra karena melihat figur Oyon. Ia mengatakan barisan massa yang dikoordinirnya bersama Rachmad Susilo, adalah pendukung setia Oyon, dan sebagai alasan mereka berhimpun semata-mata untuk mendukung dan memenangkan Oyon di Pileg 2024 nanti.

“Jadi kami bergabung ke Gerindra itu hingga menyerahkan data (photo dan copyan KTP) ke partai, murni karena ingin mendukung dan memenangkan Mas Oyon di Pemilu 2024 nanti, sebagai caleg DPRD Tanjungpinang. Itulah komitmen kami bersama, mengapa kami berhimpun, ya untuk mendukung Oyon di pencalegan nanti” tegas Widodo, Kamis (4/8).

Setelah mundur dari Gerindra, apa langkah selanjutnya dari Widodo cs? Widodo menegaskan mereka dalam barisan massa tetap solid, dan juga sudah saling mengenal satu sama lainnya. Untuk komunikasi berjalan baik, ia menyebut pihaknya juga punya grup WA.

Apalagi, jelas Widodo, sebagian besar dari mereka adalah pendukung Oyon saat maju caleg DPRD Tanjungpinang di Pemilu 2019, dari Gerindra di Dapil Tanjungpinang Timur. Meski gagal, tapi Oyon yang merupakan kader baru Gerindra saat itu telah membuktikan dirinya sebagai caleg potensial dengan memperoleh 784 suara, dan tercatat menjadi penyumbang suara terbesar ketiga di Gerindra dari Dapilnya.

Maka dengan pernyataan mundur dari Gerindra, Widodo menegaskan mereka semua tetap solid sambil menunggu arahan selanjutnya dari Oyon. “Karena awal tadi kami berkumpul menjadi barisan pendukung Mas Oyon untuk memenangkan di pen-caleg-kan pada Pemilu 2024, yaitu sebagai caleg DPRD Tanjungpinang. Setelah keluar ini (dari Gerindra), ya kami menunggu kabar atau arahan dari Mas Oyon,” jelas Widodo.

Widodo mengatakan sejauh ini pihaknya juga belum mendapat kabar dari Oyon tentang akan bergabung ke partai mana, setelah mundur dari Gerindra. Mereka di barisan pendukung, juga tak terlalu mencampuri soal ke partai mana Oyon bergabung selanjutnya.

“Kami tak jauh ke sanalah, sampai tanya Mas Oyon mau gabung partai apa, apalagi ngarah-ngarahkan untuk milih partai tertentu. Biarkan beliau yang menentukannya,” kata Widodo.

“Prinsip kami sebagai simpatisan Mas Oyon, kami tetap solid dan setia sambil menunggu arahan dari beliau. Kalau Mas Oyon bilang, misalnya, ia bergabung di partai A, dan ada arahan untuk ikut bergabung ke partai A tersebut, ya kami siap merapatkan barisan. Jadi kami bergerak ke mana, atau mendukung partai mana, itu sesuai arahan Mas Oyon. Kami sepenuhnya siap mendukung beliau.”

Widodo menambahkan barisan massa pendukung Oyon terus bertambah setiap harinya, karena penggalangan hingga di akar rumput, terus dilakukan dan berjalan baik. Saat ini saja, sebut Widodo, data yang sudah tercatat masuk berjumlah sekitar 500 orang, lengkap datanya, dari photonya, foto copy KTP, dan nomor HP/WA.

Bagi Widodo dan teman-temannya, sebenarnya tak sulit untuk menggalang massa buat mendukung Oyon di Pileg 2024 nanti, selain sudah pernah menjadi caleg di 2019, dengan hasil suara yang signifikan (784 suara), nama Oyon juga sudah sangat populer, karena pribadinya yang ramah dan bermasyarakat, dan bersosial.

“Mas Oyon ini kan aktif diberbagai kegiatan masyarakat, yang tidak hanya dilingkungan saja. Apalagi beliau juga suka membantu orang yang sedang membutuhkan dengan iklhas, dan satu hal yang terkesan dari pribadinya adalah dia terlihat sangat senang bila mampu membantu orang. Itu yang membuat kami kagum dengan Mas Oyon ini,” kata Widodo.

Itu sebabnya, sambung Widodo, semua simpatisannya punya tekad yang kuat untuk memenangkan Oyon di Pemilu nanti. “Tekad kami sangat kuat dan hanya satu, Mas Oyon harus menang di Pemilu 2024, terlepas beliau maju dari partai mana, kami siap dan solid untuk mendukungnya,” tegas Widodo. ***

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini